Skip to content
Cover

Tidaklah yang Tercela Boleh Dicela

Penulis : Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc.
Tanggal Terbit : 19 April 2026
Rubrik : Tafsir
Lampiran : Buka / Unduh PDF
Buku berjudul "Tidaklah yang Tercela Boleh Dicela" merupakan seri ke-39 dari koleksi buku tafsir karya Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc. yang diterbitkan oleh Ma'had al-Furqan al-Islami. Karya ini memberikan bimbingan akhlak islami mengenai batasan dalam lisan, khususnya terkait larangan mencela hal-hal yang secara fitrah dianggap buruk namun dilarang oleh syariat untuk dihina. Penulis mendasarkan pembahasannya pada tafsir Surat al-An’am ayat 108, yang melarang umat Islam memaki sembahan orang-orang musyrik agar mereka tidak balik memaki Allah secara melampaui batas tanpa pengetahuan.

Dalam buku ini, penulis menguraikan beberapa kategori hal yang dilarang untuk dicela meskipun memiliki sisi negatif. Di antaranya adalah larangan mencela masa atau waktu, karena Allah-lah yang mengatur peredaran zaman. Selain itu, Islam melarang mencela angin, demam, ayam jantan, hingga orang mati, karena masing-masing memiliki hikmah atau telah berlalu membawa amalannya. Penulis menekankan bahwa mencela makhluk-makhluk tersebut pada hakikatnya adalah bentuk protes terhadap ketetapan Sang Pencipta.

Buku ini juga memberikan tuntunan praktis bagi setiap muslim untuk senantiasa menjaga lisan dari ucapan yang sia-sia atau menyakiti perasaan orang lain. Penulis mengingatkan bahwa keselamatan seseorang sangat bergantung pada kemampuannya menjaga lidah. Melalui penjelasan yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadits-hadits shahih, buku ini mengajak pembaca untuk mengganti celaan dengan doa atau kesabaran, guna memurnikan tauhid dan menyempurnakan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Terkait

Eksplorasi lebih lanjut tentang topik serupa

Lihat Semua