Buku "Mengenal Lebih Dekat Makna Tasyabuh" karya Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Lukman membahas konsep tasyabuh, yaitu perilaku menyerupai orang-orang kafir dalam aspek akidah, ibadah, maupun kebiasaan. Penulis memulai dengan menjelaskan pentingnya prinsip al-wala’ wal-bara’, yaitu loyalitas kepada Allah, Rasul, dan kaum muslimin serta berlepas diri dari orang-orang yang menentang agama. Dalam pengantar ini, ditegaskan bahwa seorang muslim harus memiliki identitas yang jelas dan tidak mengikuti jalan hidup yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Selanjutnya, buku ini menguraikan hakikat tasyabuh secara bahasa dan istilah, serta menjelaskan bahwa meniru kekhususan orang kafir termasuk perbuatan yang dilarang dalam syariat. Penulis menyertakan berbagai dalil dari Al-Qur’an dan hadis untuk menunjukkan bahwa tasyabuh hukumnya haram, karena dapat merusak akidah dan melemahkan komitmen keislaman. Selain itu, dijelaskan pula alasan larangan tersebut, di antaranya karena dapat menjerumuskan pada kesesatan, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya non-Islam, serta mengikis keimanan seorang muslim.
Pada bagian akhir, buku ini memaparkan kaidah-kaidah dalam memahami tasyabuh serta contoh-contohnya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bidang akidah, ibadah, adat, maupun perkembangan teknologi. Penulis menegaskan bahwa tidak semua hal yang berasal dari nonmuslim termasuk tasyabuh, terutama dalam hal teknologi dan kemajuan yang bermanfaat. Dengan demikian, buku ini memberikan panduan praktis agar seorang muslim mampu membedakan mana yang boleh diikuti dan mana yang harus dihindari, sehingga tetap menjaga kemurnian ajaran Islam dalam kehidupan modern.