Skip to content
Cover

Gelapnya Kezaliman

Penulis : Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi
Tanggal Terbit : 26 April 2026
Rubrik : Tazkiyatun Nufus
Lampiran : Buka / Unduh PDF
Buku “Gelapnya Kezaliman” karya Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi membahas hakikat kezaliman sebagai sifat dasar manusia yang muncul dari kebodohan dan kegelapan hati. Penulis menjelaskan bahwa kezaliman adalah tindakan menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya, baik dalam hubungan dengan Allah, sesama manusia, maupun diri sendiri. Buku ini mengawali pembahasannya dengan definisi kezaliman menurut para ulama, lalu menunjukkan bahwa akar dari segala keburukan adalah kezaliman dan kejahilan, sedangkan sumber kebaikan adalah ilmu dan keadilan. Melalui pengantar ini, pembaca diajak menyadari bahwa kezaliman bukan sekadar perbuatan besar, tetapi juga bisa hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, buku ini menguraikan macam-macam kezaliman yang terbagi menjadi tiga: kezaliman terhadap Allah (seperti kesyirikan), kezaliman terhadap sesama manusia (seperti merampas hak), dan kezaliman terhadap diri sendiri (melalui dosa dan maksiat). Penulis menegaskan bahwa seluruh bentuk kezaliman pada akhirnya akan kembali merugikan pelakunya. Selain itu, dibahas pula hukum kezaliman yang secara tegas diharamkan dalam Islam, disertai dalil-dalil dari Al-Qur’an dan hadits. Penulis juga memaparkan berbagai dampak buruk kezaliman, seperti mendatangkan murka Allah, dikabulkannya doa orang yang terzalimi, serta kegelapan di akhirat.

Pada bagian akhir, buku ini memberikan contoh-contoh nyata kezaliman serta kisah-kisah yang menunjukkan akibat buruk bagi pelakunya, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Kisah-kisah tersebut menjadi pelajaran bahwa kezaliman sekecil apa pun dapat berujung pada kehancuran jika tidak segera disadari dan ditaubati. Penulis menutup dengan pesan moral agar setiap individu menjauhi segala bentuk kezaliman dan senantiasa introspeksi diri, karena keadilan adalah jalan menuju keselamatan, sedangkan kezaliman hanya membawa penyesalan dan kebinasaan.

Bacaan Terkait

Eksplorasi lebih lanjut tentang topik serupa

Lihat Semua