Buku "Membangun Istana di Surga dengan Membangun Masjid di Dunia" karya Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc. membahas hakikat kebutuhan manusia akan tempat tinggal, bukan hanya di dunia yang sementara, tetapi juga di akhirat yang kekal. Melalui tafsir QS. at-Tahrim ayat 11 dan kisah teladan Asiyah binti Muzahim, istri Fir‘aun, penulis menekankan pentingnya iman, tauhid, dan amal shalih sebagai bekal utama untuk meraih kemuliaan di sisi Allah. Kisah ini menunjukkan bahwa kekuatan iman mampu mengalahkan tekanan kekuasaan dan kekafiran.
Buku ini juga menjelaskan perbedaan antara rumah di dunia dan rumah di surga. Rumah dunia dibangun dengan harta dan tenaga manusia serta hanya dinikmati sementara, sedangkan rumah di surga dibangun oleh Allah dan bersifat kekal. Penulis menegaskan bahwa membangun “rumah” di surga tidak memerlukan kekayaan besar, melainkan keikhlasan dan amal shalih sesuai kemampuan masing-masing, sehingga setiap muslim memiliki peluang yang sama untuk meraihnya.
Fokus utama pembahasan diarahkan pada keutamaan membangun masjid sebagai salah satu amal jariyah terbesar. Masjid dijelaskan sebagai tempat yang paling dicintai Allah, pusat ibadah, ilmu, dan kebaikan umat. Dengan dalil-dalil Al-Qur’an dan hadits, penulis menerangkan besarnya pahala bagi orang yang membangun, membantu, atau bersedekah untuk masjid, serta anjuran untuk segera berinfak sebelum datang masa di mana sedekah tidak lagi dibutuhkan. Buku ini menjadi motivasi kuat untuk membangun istana di surga dengan memakmurkan masjid di dunia.
Membangun Istana di Surga dengan Membangun Masjid di Dunia
| Penulis | : Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc. |
|---|---|
| Tanggal Terbit | : 21 April 2026 |
| Rubrik | : Tafsir |
| Lampiran | : Buka / Unduh PDF |
Bacaan Terkait
Eksplorasi lebih lanjut tentang topik serupa