Buku ini membahas secara mendalam kewajiban setiap Muslim untuk menolak dan mencegah kemungkaran (inkar al-munkar) sebagai jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Dengan berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah, penulis menjelaskan bahwa tidak hanya pelaku maksiat yang berdosa, tetapi juga orang yang diam padahal mampu mencegahnya. Melalui penafsiran ayat QS. Al-Ma’idah [5]: 78–79, buku ini menegaskan bahwa sikap acuh terhadap kemungkaran dapat mendatangkan laknat Allah dan kehancuran masyarakat.
Penulis menjelaskan makna “laknat” dan “mungkar”, hukum serta metode melakukan inkarul munkar dengan ilmu, kelembutan, kesabaran, dan hikmah. Disertai pandangan ulama besar seperti Syaikh Ibnu Taimiyyah, Ibnu Utsaimin, dan Syaikh Shalih al-Fauzan, buku ini memberikan pedoman praktis agar amar ma’ruf nahi munkar dilakukan dengan benar tanpa menimbulkan mudarat yang lebih besar.
Selain itu, buku ini juga mengingatkan bahaya membiarkan kemungkaran, hukum menghadiri acara yang bercampur maksiat, serta kewajiban menjaga diri dan keluarga dari dosa. Dengan bahasa yang sederhana dan ilmiah, karya ini menjadi panduan penting bagi setiap Muslim yang ingin berperan aktif menegakkan kebenaran di masyarakat demi meraih kebahagiaan sejati.
Meredam Kemungkaran Jalan Menuju Kebahagiaan
| Penulis | : Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc. |
|---|---|
| Tanggal Terbit | : 19 April 2026 |
| Rubrik | : Tafsir |
| Lampiran | : Buka / Unduh PDF |
Bacaan Terkait
Eksplorasi lebih lanjut tentang topik serupa