Buku "Meniti Akhlak Para Rasul Ketika Berdakwah" karya Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc. merupakan seri tafsir ke-26 yang menguraikan pentingnya keluhuran budi pekerti dalam menyebarkan ajaran Islam. Berpijak pada Surah Ali 'Imran ayat 159, penulis menegaskan bahwa kunci keberhasilan dakwah para rasul terletak pada sikap lemah lembut yang merupakan rahmat dari Allah. Penulis mengingatkan bahwa sikap kasar dan hati yang keras hanya akan membuat manusia menjauh dari kebenaran, sebagaimana Allah menjelaskan bahwa sekiranya Nabi Muhammad bersikap keras, niscaya para sahabat akan menjauhkan diri dari sekelilingnya.
Buku ini merinci tiga pilar akhlak mulia dalam berinteraksi dengan umat: memberikan maaf atas kekhilafan orang lain, memohonkan ampunan kepada Allah atas dosa-dosa mereka, serta senantiasa mengutamakan musyawarah dalam urusan bersama. Sikap pemaaf dan mendoakan kebaikan bagi objek dakwah merupakan cerminan kebersihan hati seorang da'i yang lebih mengutamakan hidayah daripada pemuasan ego. Selain itu, prinsip musyawarah ditekankan sebagai sarana untuk menghargai pendapat orang lain dan mempererat persatuan, yang kemudian ditutup dengan sikap tawakal sepenuhnya kepada Allah setelah keputusan diambil.
Melalui karya ini, umat diajak untuk meneladani kegigihan para rasul yang tetap istiqamah berdakwah meski menghadapi berbagai tantangan berat, namun tetap menjaga kelembutan lisan dan tindakan. Penulis menekankan bahwa dakwah sunnah akan lebih mudah diterima jika dibarengi dengan akhlak yang menyentuh hati, bukan sekadar penyampaian dalil yang kaku. Buku ini menjadi panduan praktis bagi setiap muslim agar menjadi pribadi yang dicintai sesama sekaligus diridai Allah dalam setiap langkah dakwahnya.
Meniti Akhlak Para Rasul Ketika Berdakwah
| Penulis | : Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc. |
|---|---|
| Tanggal Terbit | : 18 April 2026 |
| Rubrik | : Tafsir |
| Lampiran | : Buka / Unduh PDF |
Bacaan Terkait
Eksplorasi lebih lanjut tentang topik serupa